Tampilkan postingan dengan label KOLAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KOLAM. Tampilkan semua postingan

Beternak Belut


Media Campuran Belut
Media yang digunakan ayah dari 3 anak itu terdiri dari lumpur kering, kompos, jerami padi, pupuk TSP, danmikroorganisme stater. Peletakkannya diatur: bagian dasar kolam dilapisi jerami setebal 50 cm. Di atas jerami disiramkan 1 liter mikroorganisma stater. Berikutnya kompos setinggi 5 cm. Media teratas adalah lumpur kering setinggi 25 cm yang sudah dicampur pupuk TSP sebanyak 5 kg.

Beternak Ikan Sidat

Tidak seperti halnya ikan mas, ikan patin, udang windu, ikan lele dan lobster air tawar, pengembangan usaha budidaya sidat di Indonesia masih sulit dilaksanakan, apalagi penyediaan benih ikan ini betul-betul tergantung alam. Pemeliharaan benih sidat di kolam-kolam belum popular, karena ikan ini karnivor dan kanibal.
Benih yang didapat dari alam ditampung dan diberi makan cacing halus. Umumnya, hasil budidaya sidat ini diekspor. Tujuan ekspor benih sidat ke luar negeri, terutama Jepang, negeri yang perikanan sidatnya sudah sangat maju tetapi sangat membutuhkan benih cukup banyak. Untuk menambah pengetahuan dan alih teknologi, berikut diterangkan budidaya sidat yang dilakukan di Jepang.

Beternak Ikan Koi

Ikan koi memang indah. Sisiknya yang berwarna - warni dan bentuk tubuhnya yang menggemaskan, membuat ikan ini banyak dicari orang. Meskipun ikan koi ini bibitnya awalnya berasal dari Jepang, namun kini banyak dibudidayakan di dalam negeri, salah satunya oleh petani ikan koi di Sumedang, Jawa Barat.

Beternak Ikan Wader

Ikan wader adalah jenis ikan air tawar yang paling gampang ditemukan di kolam – kolam dan waduk ataupun sungai yang airnya jernih. Ikan ini memiliki kekhasan yakni adanya dua bintik yang terdapat dibawah badannya. Ikan wader termasuk dalam suku Cyprinidae dan terdapat di perairan tawar di seluruh nusantara dan dalam bahasa Inggris diberi nama spotted barb. Ikan ini memiliki ukuran kecil sebesar jari kelingking dan yang paling besar bisa mencapai ukuran 2 jari manusia.

Beternak Udang

Di beberapa negara tujuan Ekspor Udang seperti Jepang, Amerika dan Uni Eropa, pada umumnya membuat syarat produk yang diimpornya memenuhi kriteria sebagai safety food, sebagai berikut.
  • Udang yang diimpor harus bebas dari logam berat, khususnya merkuri (Hg) dan timbal (Pb).
  • Udang harus segar dan bebas dari H2S, black spot dan indol.
  • Udang harus bersih, bebas dari cemaran bakteri seperti Salmonella, Vibrio dan E. colii.
  • Udang harus bebas dari residu hormon dan antibiotik.

Kolam Belut

Pada umumnya yang membuat ketidak berhasilan budidaya belut adalah media tanam. Untuk budidaya belut, komponen utama ini sangat menentukan dan untuk menjaga stabilitas media tanam perlu diperhatikan dengan teliti.
Banyak petani yang mencoba mengadu nasib dengan membudidayakan belut, gulung tikar dan menjadi momok tersendiri bagi pelaku belut. Tak urung keinginan untuk melakoni budidaya belut harus ditunda dahulu sebelum menemukan media yang tepat dan ideal.

Kolam Ikan Koi

Kolam koi di taman rumah anda dapat menjadi pilihan untuk menciptakan suasana tenang dan menyejukkan dan menambah keindahan taman. Kecipak ikan koi di air kolam yang bersih dan asri dapat mengusir stress.
Membangun Kolam Koi
Kolam koi dapat dibangun sendiri dengan bahan-bahan yang cukup mudah diperoleh.
Perencanaan pembangunan kolam koi
Pilih lokasi mana yang akan dipakai untuk kolam koi di taman rumah anda. Tentukan ukuran dan bentuk kolam koi yang akan dibangun. Untuk menampilkan suasana alami / natural, pilih bentuk kolam koi yang dinamis, tidak terpaku pada bentuk segi empat atau bulat saja.

Kolam Ikan Mujair

Sarana berupa kolam yang perlu disediakan dalam usaha budidaya ikan
mujair tergantung dari sistim pemeliharaannya (sistim 1 kolam, 2 kolam
dlsb). Adapun jenis kolam yang umum dipergunakan dalam budidaya ikan
mujair antara lain:
a. Kolam pemeliharaan induk/kolam pemijahan
Kolam ini berfungsi sebagai kolam pemijahan, kolam sebaiknya berupa
kolam tanah yang luasnya 50-100 meter persegi dan kepadatan kolam
induk hanya 2 ekor/m2.

Kolam Ikan Arwana

Pematangan gonad ikan arwana
Pematangan gonad ikan arwana dilakukan di akuarium. Caranya : siapkan sebuah akuarium ukuran panjang 80 cm, lebar 60 cm dan tinggi 50 cm; keringkan selama 2 hari; isi air bersih setinggi 40 cm; pasang dua buah titik aerasi dan hidupkan selama penetasan; masukan seekor induk arwana; beri pakan berupa ikan kecil atau udang kecil; bersihkan dan ganti air setiap minggu. Secara visual seleksi induk jantan dan betina arwana masih sulit dilakukan. Salah satu cara dilakukan adalah secara hormonal.

Kola Ikan Cupang

Untuk media wadah ikan cupang bisa kita bisa kita gunakan bermacam-macam cara, yaitu :
1. Kolam Ikan,
Kolam ikan dapat di gunakan untuk menaruh anakan ikan cupang hingga ikan berumur sekitar kurang lebih 1,5 bulan, dalam hal ini ikan berarti masih di campur, yang tentu saja kita perlu extra pemberian makanannya agar ikan tidak berantem saling berebut makanan & merusak ke indahan ekor & tubuhnya.

Kolam Ikan Gurame

Gurami bisa hidup dalam berbagai kolam atau media. Diusahakan penggantian air selama 3 bulan sekalii saja selama waktu pembesaran yang urang lebih berkisar 8 sampai dengan 9 bulan. Semakin lama semakin bagus, karena banyak plankton bisa hidup disana. Plankton sebagai sumber makanan utama gurami selain pellet dan daun. Kolam harus selalu terjaga dari makhluk predator, misalnya ular. Selain itu kolam harus terhindar dari hewan-hewan pengganggu, misalnya, kadal dan katak. Kebersihan disekitar kolam juga harus selalu diperhatikan.

Kolam Ikan Lele

Kolam terpal adalah kolam yang dasarnya maupun sisi-sisi dindingnya dibuat dari terpal. Kolam terpal dapat mengatasi resiko-resiko yang terjadi pada kolam tanah maupun kolam beton. Terpal yang dibutuhkan untuk membuat kolam ini adalah jenis terpal yang dibuat oleh pabrik dimana setiap sambungan terpal dipres sehingga tidak terjadi kebocoran. Ukuran terpal yang di sediakan oleh pabrik bermacam ukuran sesuai dengan besar kolam yang kita inginkan. Pembuatan kolam terpal dapat dilakukan di pekarangan ataupun di halaman rumah. Lahan yang digunakan untuk kegiatan ini dapat berupa lahan yang belum dimanfaatkan atau lahan yang telah dimanfaatkan, tetapi kurang produktif.

Kolam Ikan Patin

  1. Tanah yang baik untuk kolam pemeliharaan adalah jenis tanah liat/lempung, tidak berporos. Jenis tanah tersebut dapat menahan massa air yang besar dan tidak bocor sehingga dapat dibuat pematang/dinding kolam.
  2. Kemiringan tanah yang baik untuk pembuatan kolam berkisar antara 3-5% untuk memudahkan pengairan kolam secara gravitasi.
  3. Apabila pembesaran patin dilakukan dengan jala apung yang dipasang disungai maka lokasi yang tepat yaitu sungai yang berarus lambat.

Kolam Ikan Sidat

a. Suhu.
Pada pemeliharaan benih Ikan Sidat lokal, A. bicolor bicolor, suhu terbaik untuk memacu pertumbuhan adalah 29°C.
b. Salinitas.
Pada pemeliharaan Ikan Sidat lokal.,, A. bicolor bicolor (elver), salinitas yang dapat memberikan pertumbuhan yang baik adalah 6 - 7 ppt.

Kolam Lobster

Pembibitan lobster Fahdiansyah di 15 kolam semen di samping rumahnya dengan ukuran kolam 2x1 m2, 2x2 m2, dan 2x3 m2. yang diperlukan untuk melakukan pembibitan adalah induk yang berkualitas. Di Indonesia, untuk indukan lobster air tawar dijual per set dengan jumlaj lobster yang bervariasi. “Saya sendiri menjual 1 set indukan berisi 6 jantan dan 4 betina seharga minimal Rp. 320.000” tutur Fahdiansyah. Selain kolam semen, ia juga menyewa 6 buah kolam tanah di Ciampea Bogor, untuk membesarkan lobster.

Kolam Udang

a.Lokasi
1.Kolam  dekat sumber air dan mudah mendapatkan air tawar yang bersih, bebas dari pencemaran limbah industri,
2.Fasilitas transportasi (jalan atau sungai) yang memadai untuk mempermudah pengangkutan sarana produksi (pakan, benur), hasil panen dan lain-lain
b. Sumber air
1.Air tawar bebas/bersih dari bahan pencemaran dan perlu disaring/diendapkan sebelum dimasukan kedalam kolam  (menghindari masuknya jasad kompetitor dan predator).